Baru-baru ini saya berkesempatan duduk bersama Direktur Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar untuk membahas rencana pengembangan transportasi di kota tersebut ke depan. Direktur, Bapak Arifin, berbagi beberapa wawasan menarik mengenai inisiatif dan proyek yang sedang dikerjakan Dishub untuk meningkatkan sistem transportasi di Makassar.
Salah satu fokus utama Dishub adalah penerapan sistem transportasi umum komprehensif yang efisien, andal, dan dapat diakses oleh seluruh warga kota. Bapak Arifin menyoroti pentingnya menyediakan pilihan transportasi yang terjangkau dan nyaman untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan meningkatkan kualitas udara di Makassar.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Dishub berupaya memperluas jaringan bus rapid transit (BRT) kota dan meningkatkan infrastruktur transportasi umum yang ada. Badan ini juga menjajaki kemungkinan memperkenalkan moda transportasi baru, seperti program berbagi sepeda dan skuter listrik, untuk memberikan alternatif yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi penduduk untuk berkeliling kota.
Selain pembenahan transportasi umum, Dishub juga fokus pada peningkatan keselamatan jalan dan manajemen lalu lintas di Makassar. Badan ini berupaya menerapkan sistem sinyal lalu lintas baru, membangun infrastruktur ramah pejalan kaki, dan melakukan kampanye keselamatan jalan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya praktik berkendara yang aman.
Pak Arifin juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan instansi pemerintah lainnya, mitra swasta, dan pemangku kepentingan masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan transportasi kota. Ia menyoroti perlunya upaya terkoordinasi dan tanggung jawab bersama dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek transportasi untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutannya dalam jangka panjang.
Ke depannya, Bapak Arifin menyampaikan beberapa rencana menarik untuk masa depan transportasi di Makassar, termasuk pengembangan sistem transportasi cerdas yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas jaringan transportasi kota. Ia juga menyebutkan rencana lembaga tersebut untuk memperluas jaringan BRT, membangun pusat transportasi baru, dan memperkenalkan pilihan transportasi baru yang berkelanjutan untuk menjadikan Makassar kota yang lebih layak huni dan ramah lingkungan.
Secara keseluruhan, wawancara saya dengan Pak Arifin memberikan gambaran menarik mengenai masa depan perkembangan transportasi di Makassar. Jelas bahwa Dishub berkomitmen untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih berkelanjutan, efisien, dan mudah diakses bagi penduduk kota, dan saya berharap dapat melihat dampak positif dari inisiatif mereka terhadap masa depan transportasi di Makassar.
